25
May
10

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Manusia merupakan makhluk yang memiliki hati yang dapat merasakan sesuatu baik itu suatu ketentraman maupun kecemasan. Setiap hidup manusia memiliki garis nya masing masing ada manusia yang hidup nya sedanga bahagia dalam ketentraman maupun manusia dalam kegelidahan. Dalam hal ini kegelisahan merupakan kecemasan seseorang dalam hidupnya  dan dalam ketidak pastian dalam suatu permasalahan. Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa kwatir tidak tenang, tidak sabar, cemas.  Sehingga   kegelisahan  merupakan   hal   yang menggambarkan   seseorang   tidak   tentram   hati  maupun perbuatannya,  merasa kwatir,  tidak  tenang dalam  tingkah  lakunya,   tidak sabar  ataupun dalam kecemasan.  Kegelisahan hanya dapat  diketahui  dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situai tertentu.  Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekwatiran ataupun ketakutan.  Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan  juga dengan masalah  frustasi,  yang secara definisi dapat  disebutkan,  bahwa seseorang mengalami   frustasi  karena pa yang diinginkan  tidak  tercapai.  Sigmund Freud ahli psikoanalisa   berpendapat,   bahwa   ada   tiga  macam  kecemasan   yang  menimpa  manusia   yaitu   kecemasan   kenyataan (obyektif), kecemasan neorotik dan kecemasan moril.Kecemasan obyektif  adalah suatu pengalaman perasaan sebagai  akibat  pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia   luar.

Seperti masyarakat yang tinggal di Porong Sidoarjo. Mereka sangat mengalami kegelisaha karena mereka berada di wilaya dekat semburan lumpur panas Lapindo. Setiap saat mereka selalu mengalami kegelisahan karena sewaktu-waktu tanggul penahan lumpur panas tersebut bisa jebol/rutuh. akibat tidak mampu menahan debit lumpur Lapindo yang setiap waktu semakin naik dan meluas. Berbagai usaha telah di lakukan untuk mengatasi semburan lumpur lapindo tersebut, namun kegelisahan masyarakat tidak dapat di atasi karena sampai sekarang lupur tersebut masih tetap menyembur. Dan mencemari lingkungan disekitarnya. Kegelisahan masyaratpun semakin menjadi karena ganti rugi yang dijanjikan belum dapat terealisasi seutuhnya.

masyarakat yang masih berada di dekat wilayah lumpur semakin gelisah jika terjadi hujan.  Mereka takut tanggul penahan lumpur tersebut tidak kuat menahan debit air yang semakin bertambah. Wilayah yang berada disekitar semburan telah mengalami penurunan tanah yang menghawatirkan. Masyarakat pun menuntut ganti rugi atas segala kerugian yang di derita dan kegelisahan yang di alami mereka dengan cara demo kepada pemerintah karena janji yang selalu di sampaikan kepada masyarakat sekitar. Masyarakat telah kehirangan ratusan hektar sawah dan kehilangan mata pen caharian mereka sebagai petani. Sebanyak puluhan pabrik tenggelam oleh lupur. Jadi pemerintah harus dapat mengatasi permasalahan yang dialamai masyarakat Porong Sidoarjo secepat nya. Karena masyarakat tidak dapat tinggal diam atas kegelisahan yang di alami mereka selama empat tahun terakhir mereka hanya bisa berdoa kepada Tuhan agar Lumpur panas tersebut berhenti menyembur dan agar mereka dapat tempat tinggal dan hidup yang layak nantinya.


0 Responses to “MANUSIA DAN KEGELISAHAN”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: